Hemat Uang Saat Renovasi, Pilih 4 Materi Lantai Ekonomis Ini

Berencana renovasi rumah yang sudah mulai bocor? Anda bisa juga melakukan renovasi rumah sepenuhnya hingga pada area lantai. Banyak alternatif material bangunan yang harganya lebih murah. Memanfaatkan material seperti karpet tile, lantai epoxy, atau karpet vinyl. Masing-masing jenis ini memiliki kelebihan dan juga kekurangan, hingga motif yang sangat bervariasi.

Materi Lantai Ekonomis

Anda tidak selalu harus menggunakan lantai dari keramik yang harganya cukup mahal serta membutuhkan semen dalam jumlah banyak dalam pemasangannya. Tentu saja mempertahankan lantai keramik untuk digunakan justru akan membuat biaya renovasi semakin membengkak. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan menggunakan bahan seperti karpet tile atau karpet vinyl.

Macam-Macam Materi Lantai yang Ekonomis

Lantai yang Ekonomis

Material untuk lantai yang digunakan memang bukan keramik, tapi bukan berarti kualitasnya lebih buruk. Harga memang lebih murah, tetapi kualitas tetap bisa terjamin. Bahkan masing-masing materi lantai alternatif memiliki kualitas yang bervariasi. Mulai dari kualitas rendah hingga tinggi dengan berbagai macam merk.

Penasaran apa saja alternatif material yang bisa digunakan selain keramik? Apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing material tersebut? Berikut ulasannya:

  • Lantai dari bahan karpet

Lantai dari bahan karpet

Karpet bisa menjadi alternatif yang pertama. Setelah lantai selesai diplester Anda bisa langsung melapisinya dengan karpet. Ada banyak jenis karpet yang bisa dipilih seperti karpet tile yang terbuat dari bahan rug. Keunggulan dari karpet adalah lebih mudah perawatannya khususnya karpet persegi. Jika terjadi kerusakan, Anda hanya perlu mengganti satu bagian saja. Ditambah lagi pada bagian bawah lantai terdapat karet yang membuat karpet tidak licin. Kekurangannya hanyalah Anda harus rajin membersihkan karena noda bisa membekas.

  • Lantai dari beton

Lantai dari beton

Beton juga menjadi alternatif lantai yang cukup murah, khususnya untuk bagian rooftop. Perawatan beton sendiri sangat mudah setelah dilapisi dengan floor hardener berupa epoxy atau sika. Beton adalah lantai yang sangat mudah dibersihkan dan anti air. Jadi lantai dijamin tidak mudah berjamur apalagi berlumut. Anda perlu mengaplikasikan lantai ini pada ruang kamar mandi yang sering terkena air. Kekurangan dari lantai beton adalah tampilannya yang terbatas jadi kurang menarik jika ingin dijadikan dekorasi ruangan.

  • Lantai dari plastik

Lantai dari plastik

Apa ada lantai dari bahan plastik? Tentu saja ada. Lantai yang dimaksud disini adalah penambahan lapisan vinyl. Material plastik ini sangat menarik dengan banyak sekali motif dan warna lantai. Anda bisa membuat lantai sebagai dekorasi ruangan yang menarik. Lantai ini lebih murah dibandingkan yang lainnya. Biasanya dijual dalam bentuk roll dan Anda bisa melapisi lantai yang selesai diplester. Kekurangan dari lantai ini adalah tidak tahan terhadap api. Jika terjadi kerusakan Anda harus bekerja keras untuk memperbaikinya.

  • Lantai dari kayu laminasi

Lantai dari kayu laminasi

Lantai kayu tergolong sangat mahal, sehingga untuk mendapatkan tampilan kayu maka dibuatlah panel dari kayu laminasi. Kayu yang sudah dipress dengan tekanan tinggi kemudian dilapisi dengan veneer. Hasilnya adalah panel kayu yang lebih ringan serta murah. Anda tetap bisa mendapatkan tampilan lantai kayu yang hangat. Walaupun murah dan juga menarik, kekuatannya tentu tidak sama seperti panel kayu solid. Adanya bahan lem dalam kayu, membuat lantai jenis ini tidak tahan terhadap air.

Kini Anda sudah mendapatkan macam-macam alternatif bahan lantai dari karpet tile hingga kayu laminasi. Manakah yang kira-kira akan Anda pilih? Jangan lupakan juga masing-masing kekurangannya agar tidak salah dalam hal perawatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *